in

Alfin Lestaluhu Meninggal Dunia, Begini Tanggapan Duka dari Pemain Timnas U-16

Alfin Lestaluhu. (Sumber: Indosport)

Pemain yang lahir di Tulehu 18 Desember 2004 ini pada Kamis 31 Oktober 2019 telah menghembuskan napas terakhirnya. Alfin Lestaluhu, meninggal di usia yang sangat muda, yakni 15 tahun.

Alfin adalah salah satu pemain sepak bola dalam timnas U-16, berita duka ini sangat memukul para pemain lain serta PSSI sendiri.

Penyebab kematian Alfin sendiri disebabkan oleh penyakit infeksi otak. Sebelum itu, di daerah tempatnya tinggal, Ambon, Maluku terjadi gempa dengan magnitudo 6,8 skala richter pada September lalu.

Sebelum Alfin Lestaluhu menghembuskan napas terakhirnya, saat itu kondisinya amat begitu parah, kemudian PSSI membawa pemain sepak bola itu ke rumah sakit di Jakarta untuk memberikan Alfin perawatan yang intensif.

Namun sayangnya nyawa Alfin tidak bisa tertolong, tepatnya pada jam 22.00 WIB, di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat Alfin Lestaluhu telah menghembuskan napas untuk terakhir kalinya, meninggalkan kita semua.

Kepergiannya tersebut membuat duka mendalam untuk para pemain, khususnya pemain timnas U-16. Para pemain sepak bola U-16 itu masing-masing menuturkan rasa duka mereka melalui postingan di Instagram. Mereka ada yang mengupload foto Alfin Lestaluhu, lalu menyertakan caption kalimat berisi duka.

Selain itu, ada pula yang mengubah profil Instagram mereka menjadi foto Alfin.

Dan berikut ini beberapa ucapan dari para pemain atas kepergian Alfin dari dunia sepak bola untuk selamanya.

“Innalilahi wainnailaihirojiun semoga Khusnul khatimah, semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan aamiinya rabbalalamiin,” tulis Dimas Juli di Instagramnya sambil memposting foto kebersamaanya bersama Alfin.

Kemudian ada juga Attalha Haraihan, ia mengungkapkan duka yang begitu mendalam serta banyak nilai-nilai kehidupan yang ia dapat dari Alfin Lestaluhu semasa hidup.

“Banyak pelajaran yang beta dapet dari oseeee…. Muka preman tapi sifatnya luar biasa, coach bimaa salut ke kamu fin, semua salut pin. Kamu respect. Orang lain jahat ke kamu, kamu bales dengan senyum, orang lain meremehkan kamu, kamu bales dengan permainanmu. Jatuh bangun buat indonesia. Indonesia bangga fin, semua banggaa, Allah sayang osee, allah mau denger osee adzan, SEMUA sayang adik ee. Semoga tenang adik. Alfatihah.” Dan masih banyak lagi kalimat duka yang pemain timnas U-16 berikan.

Rekomendasi

Idham Aziz Pilih Bungkam dan Akhiri Wawancara Saat Ditanya Kasus Novel Baswedan

Afridza Munandar, Pebalap Indonesia, Meninggal di Sirkuit Sepang Malaysia