Ayo ke tekape..!

Cinta itu Komitmen Berumahtangga, Tak Cuma Ucap Sayang Lalu Pergi Tinggalkan Kenangan

Tekape.id – Cinta adalah anugerah, juga merupakan pautan dua hati dari dua insan manusia. Cinta juga bisa membuat orang “mabuk”, orang menjadi “buta”, hilang “akal jernih”. Namun tak dapat dipungkiri bahwa cinta kerap melahirkan gelombang asmara dan hati ibarat taman yang dipenuhi bunga-bunga indah.

Itulah kenapa saat cinta mulai bersemi, menyeruak masuk ke hati yang paling dalam, keinginan untuk bertemu dan keinginan untuk selalu bersama pada setiap waktu dan setiap tempat sulit untuk dibendung. Selalu rindu untuk menatap wajahnya, melihat senyumnya, bercanda dengannya bahkan ingin sehidup semati dengannya menjadi perasaan yang selalu menari-nari di dalam hati dan pikiran.

Sumber: Blogspot

Tapi tunggu dulu ladies, tahan sedikit hasrat untuk selalu kemanapun berdua dengannya, karena dia yang serius sayang, mengasihi dan mencintaimu tidak melulu memenuhi inginmu untuk jumpa dan habiskan malam minggu berdua tapi juga berkomitmen jadikan ibumu mama mertua.

Karena besarnya rasa cintanya dan hasrat untuk selalu berdua denganmu tak ada artinya jika tanpa adanya komitmen untuk menjadikanmu “pasangan halalnya”.

Sumber: Instagram

Kau boleh bertahun-tahun bersama dengannya, kau boleh menaruh harapan besar bahwa kelak dia bakal menjadi “imammu”, tapi tanpa adanya kesungguhan dan usaha darinya untuk kelak duduk berdua di kursi pelaminan maka harapanmu akan menjadi hampa dan sia-sia.

Kenalilah dia dan nilailah kesungguhan hatinya, apakah benar dia bersungguh-sungguh akan mengangkatmu sebagai permaisuri dalam kerajaan rumah tangganya dan ibu untuk anak-anaknya atau sekedar hanya menjadikanmu sebagai jembatan tempat menyeberang untuk menggapai hati yang lain.

Lantas bagaimanakah cara untuk mengetahui bahwa dia memang memiliki komitmen untuk menjadikanmu “pasangan halalnya”?. Sebagai wanita kamu wajib kenali 4 tanda ini sist.

1. Dia Akan Berusaha Mengenal Kepribadiamu Lebih Dalam dan Berusaha Mengimbanginya

Pada setiap momen dan setiap kesempatan dia kerap menanyakan hobimu, makanan kesukaanmu dan hal-hal lain tentangmu kemudian dia berusaha mengimbanginya.

Karena dia yang berkomitmen padamu mengerti bahwa belajar mengimbangi perbedaan saat pacaran adalah cara terbaik menyatukan cara pandang sebagai bekal untuk hidup berumahn tangga, sebab resiko berpisah setelah menikah semakin besar ketika sama-sama tak saling memahami perbedaan serta sulit untuk saling mengimbangi, dan dia sadari itu.

Bagian dari cara mengimbangimu juga adalah dia tak segan menegurmu dengan cara yang baik yang tidak menyinggung perasaanmu tatkala ada sifat, sikap atau kebiasannmu yang yang tak layak di matanya.

Tak cuma menegur, dia pun tak sungkan menasehatimu dengan cara yang halus yang membuatmu nyaman mendengarnya dan mudah memahaminya. Karena dia yang benar-benar ingin menjadikanmu istrinya sangat berharap kau menjadi sosok terbaik pendamping hidupnya.

2. Dia Tak Keberatan Diajak Bertemu Keluarga Besar dan Orang Tuamu

Tanda lainnya adalah dia tidak akan menolak dan memberi berbagai alasan jika diajak bertemu orang tua dan keluargamu.

Karena pria yang serius mencintaimu mengerti bahwa kelak ketika hidup bersama denganmu orang tua dan keluargamu juga adalah orang tua dan keluarganya. Sehingga mengenal orang tua dan keluargamu adalah hal yang penting bagian dari upaya memantaskan dirinya menjadi bagian dari hidupmu.

3. Dia Selalu Memprioritaskanmu

Sumber: Reuters

Ini adalah ciri yang paling penting. Memprioritaskan dirimu bukan saja bermakna kalau dia selalu ada untukmu tapi juga sebagai gambaran tanggung jawabnya terhadapmu kekasih hatinya.

Dia akan selalu ada saat kau butuh sosoknya, selalu dengan senang hati menemani saat kau merasa sendiri, dengan tenang mendengarkan curhat dan keluh-kesalmu, berusaha menghibur untuk menenangkan hatimu saat kau sedih dan gelisah serta akan selalu berusaha melindungimu dari apapun yang berpotensi melukai hati dan fisikmu. Sebab dia mengerti bahwa tanggung jawab hubungan asmara merupakan awal tanggung jawab pada kehidupan rumah tangga.

4. Dia Tak Mudah Melontarkan Kata “Putus”

Bukan dia yang mencintaimu yang mudah mengucapkan kata “putus”. Sebaliknya justru dia akan selalu berusaha mempertahankan hubungan denganmu tatkala cobaan menerpa pada sebuah perjalanan asmara.

Dia tak sungkan untuk segera meminta maaf jika menyadari telah melakukan kesalahan. Sebaliknya dia tak sulit memberi maaf ketika kau melakukan kesalahan.

Karena kehilangnmu adalah musibah besar dalam hidupmu, itu jika dia benar-benar mencintaimu.

Apa pendapatmu?