Contoh Ceramah Maulid Nabi Kamis 29 Oktober 2020

Contoh Ceramah Maulid Nabi Kamis 29 Oktober 2020 dan Pidato Tentang Keteladanan Nabi Muhammad SAW

Umat Muslim di dunia merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi yang jatuh pada Kamis 29 Oktober 2020.

Sebagaimana diketahui Bulan Rabiul Awal sangat dimuliakan dan istimewa yang dirayakan sebagai hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Alangkah baiknya, kita sebagai umat muslim pun memanfaatkan momen Maulid Nabi untuk lebih menguatkan iman kepada Allah SWT.

Termasuk dengan melakukan amalan-amalan sunah yang dapat dilaksanakan di bulan Rabiul Awal.

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi sendiri, biasanya selalu diselenggarakan acara di lingkungan sekitar atau masjid untuk bersama-sama membaca sholawat maupun doa.

Tak hanya itu, para tokoh masyarakat hingga para santri pun kerap menyampaikan pidatonya.

Bahkan terkadang ada juga lomba-lomba pidato dalam rangka memperingati Maulid Nabi.

Berikut contoh teks pidato singkat Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang saya hormati dan saya muliakan para alim ulama sekalian.

Yang saya hormati dan saya banggakan kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati oleh Allah SWT.

Pertama, marilah kita panjatkan lebih dulu puji dan syukur ke hadirat Allah SWT.

Di mana atas berkat dan rahmat-Nya kita semua bisa berkumpul di tempat yang Insya Allah penuh berkah ini.

Tak lupa, sholawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada junjunan Nabi Besar, Muhammad SAW.

Selamat memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW kaum muslimin dan muslimat yang saya hormati.

Dalam kesempatan ini, saya akan sedikit menyampaikan pidato tentang Keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Mari kita manfaatkan bulan Rabiul Awal ini dengan melakukan segala kebaikan sebagai bukti rasa syukur ke hadirat Allah SWT.

Selain itu jadikanlah Rasulullah sebagai suri tauladan dalam menjalani hidup, tentunya dengan mencontoh sifat-sifatnya untuk kemudian di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Muhammad SAW sendiri merupakan penutup para nabi atau khatamun-nabiyyin.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 21 yang berbunyi:

لَقَد كَانَ لَكُم فِى رَسُو لِ اللّ هِ اُس وَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَر جُوا اللّ هَ وَال يَو مَ ال ا خِرَ وَذَكَرَ اللّ هَ كَثِي رًا

Yang artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah SAW yaitu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Allah SWT dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Termasuk 4 sifat terpuji rasulullah yang mungkin bisa diajarkan para orang tua kepada anak-anak sejak dini.

Keempat sifat tersebut di antaranya adalah Shiddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah.

Yang pertama adalah Shiddiq yaitu benar atau sikap jujur dan berkata sesuai dengan fakta tanpa ada kebohongan.

Kedua Amanah, sikap yang dapat dipercaya seperti misalnya jika ada urusan atau titipan yang dipercayakan kepada seseorang, maka harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

Sifat terpuji Rasulullah yang ketiga adalah Tabligh yang memiliki arti menyampaikan.

Contohnya ketika seseorang dititipi amanah maka kita harus menyampaikannya kepada yang berhak menerima.

Dan terakhir adalah Fathonah yang artinya cerdas atau pandai. Dalam kehidupan sehari-hari sifat ini bisa diimplementasikan dengan rajin belajar dan bisa membagi waktu.

Terlebih, zaman sekarang pergaulan anak semakin tidak terkontrol. Sehingga perlu ditanamkan 4 sifat Rasulullah seperti yang sudah disampaikan tadi

 

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Contoh Ceramah Maulid Nabi Kamis 29 Oktober 2020 dan Pidato Tentang Keteladanan Nabi Muhammad SAW, https://pontianak.tribunnews.com/2020/10/28/contoh-ceramah-maulid-nabi-kamis-29-oktober-2020-dan-pidato-tentang-keteladanan-nabi-muhammad-saw?page=all.

Editor: Marlen Sitinjak

Tinggalkan komentar