in

Duh, Harga Emas Naik lagi 1,64 persen, Cek Faktanya

Duh, Harga Emas Naik lagi 1,64 persen, Cek Faktanya

Harga emas berjangka naik tajam pada akhir perdagangan Jumat (9/10/2020) waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Kenaikan harga logam mulia ini seiring dengan jatuhnya dollar AS ke level terendah hampir tiga minggu dan meningkatnya spekulasi untuk stimulus baru AS mendorong investor beralih ke emas sebagai lindung nilai terhadap kemungkinan inflasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, melonjak 31,1 dollar AS atau 1,64 persen, ditutup pada 1.926,2 dollar AS per ounce.

“Sepertinya banyak optimisme sedang dibangun di sekitar stimulus AS dan itu benar-benar di garis depan pergerakan emas,” kata Eli Tesfaye, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Menurut dia, penurunan lebih lanjut dollar AS bisa menambah pendorong kenaikan dan mengingat momentum teknis yang kuat, emas segera dapat mencapai tertinggi yang terlihat pada Agustus.

Setelah menunda pembicaraan dengan Demokrat tentang paket bantuan komprehensif awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump menyerukan rancangan undang-undang bantuan “ramping” yang akan mencakup dana talangan sektor maskapai penerbangan yang kesulitan.

Selain itu, keunggulan calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden telah meningkatkan prospek stimulus lebih lanjut, menambah daya tarik emas.

Sementara itu dollar AS yang turun seiring dengan meningkatnya ekspektasi kemenangan Biden, membuat emas lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lain.

“Faktanya, perdagangan emas jangka panjang kemungkinan akan agnostik terhadap hasil pemilihan,” kata analis TD Securities dalam sebuah catatan.

“Kecuali hasil pemerintah yang terpecah, kedua pemerintahan kemungkinan akan mendorong kesepakatan fiskal berskala besar dalam waktu singkat yang akan membantu mengurangi kemacetan tekanan suku bunga riil, mengangkat logam mulia dalam prosesnya,” tambahnya.

Halaman 1 | 2

Rekomendasi