Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi

Tekape.id – Seorang perempuan berprofesi perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Margono Soekarjo Purwokerto dikenakan sanksi, karena diketahui memakai cadar saat bekerja. Sanksi dijatuhkan karena yang bersangkutan sudah beberapa kali diperingatkan namun tidak dihiraukan.

“Sudah kami pindahkan tugas dari perawat sekarang menempati bagian administrasi,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng Wisnu Zahro di Semarang, Kamis (7/11).

Dia menyebut sebagai bagian pelayanan masyarakat bahwa aparat sipil negara (ASN) dalam melakukan aktivitas kerja tidak boleh menutupi wajahnya. Dia akhirnya memberi pilihan alternatif kepada perawat yang bersangkutan memilih melepaskan cadar atau ke luar sebagai pegawai negeri.

“Kami tegur agar melepaskan cadar saat kerja. Tapi perawat itu tetap masih menutupi wajah dengan masker,” jelasnya.

Pihaknya saat ini masih terus melakukan pembinaan terhadap ASN perempuan tersebut agar bersedia melepaskan penutup wajah.

“Kami bina terus dan berikan penyadaran bahwa tindakan yang dilakukan harus sesuai ketentuan berlaku,” terangnya.

BKD Tidak Mempersoalkan ASN Pria Bercelana Cingkrang

Terkait jumlah ASN yang mengenakan cadar di Jateng, kata Wisnu hanya ada satu orang saja. Sedangkan lainnya mematuhi ketentuan yang ada.

“Jadi untuk ASN laki-laki soal mengenakan celana cingkrang tidak ada larangan,” ungkapnya.

Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng, Samsul Huda mengaku sanksi yang dilakukan BKD merupakan langkah tepat jika mengacu pada aturan berpakaian bagi PNS.

“Bukan masalah penggunaan cadar, tapi penegakan aturan berseragam di institusi pemerintah,” kata Samsul Huda.

Sumber: Merdeka.com

Apa pendapatmu?
You might also like
close