in

Haruskah Orang yang Mengabaikan Kewajiban Diberi Sanksi?

Haruskah Orang yang Mengabaikan Kewajiban Diberi Sanksi?

Berikut contoh pelaksanaan hak dan kewajiban yang seimbang.

1. Jika ingin sehat, kamu harus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalmu.

2. Jika ingin terhindar dari banjir, jangan membuang sampah di sungai.

3. Jika kamu menginginkan udara bersih, kamu harus mau menanam pohon.

Itulah contoh sederhana pelaksanaan hak dan kewajiban yang seimbang dan dapat dilakukan sehari-hari.

Bagaimana dengan kewajiban sebagai warga negara?

Apakah kamu telah melaksanakan kewajibanmu?

Jawaban:

Kewajiban sebagai warga negara adalah menaati hukum, membayar pajak, dan mempertahankan kedaulatan negara Indonesia.

Kunci Jawaban Halaman 146

Ayo Berdiskusi

Coba diskusikan bersama dengan temanmu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Haruskah orang yang mengabaikan kewajiban diberi sanksi? Mengapa?

Jawaban:

Ya, harus.

Karena mengabaikan kewajiban berarti mengabaikan pula aturan-aturan yang berlaku pada masyarakat pada umumnya yang kewajiban-kewajiban itu telah ada dan diatur untuk menjaga ketertiban di dalam masyarakat itu sendiri.

2. Sebutkan contoh sanksi bagi orang yang tidak melaksanakan kewajiban. Tuliskan pada tabel berikut

Jawaban:

– Kewajiban yang dilanggar: Tidak menggunakan seragam saat di sekolah.

Contoh sanksi: Dihukum oleh guru.

– Kewajiban yang dilanggar: Tidak mengenakan helm saat berkendara.

Contoh sanksi: Wajib membayar denda.

– Kewajiban yang dilanggar: Membolos sekolah

Contoh sanksi: Dihukum guru.

– Kewajiban yang dilanggar: Tidak membayar pajak

Contoh sanksi: Sanksi denda hingga pidana.

Mengapa Jakarta Setiap Tahun Banjir?

Setiap musim hujan, Jakarta banjir. Saat di Jakarta tidak terjadi hujan lebat, tetapi di Puncak hujan lebat, Jakarta pasti banjir.

Orang-orang menyebutnya banjir kiriman.

Mengapa begitu? Daerah Puncak di Bogor lebih tinggi daripada Jakarta.

Di Puncak yang berhawa dingin banyak didirikan vila tempat berlibur.

Pembangunan vila di Puncak dilakukan dengan menebang pohon-pohon di hutan-hutan daerah tersebut.

Akibatnya, wilayah hutan banyak berkurang.

Ketika di Puncak turun hujan lebat, air hujan terus mengalir ke bawah karena tidak ada akar-akar pepohonan yang dapat menahan air hujan di dalam tanah.

Air hujan terus turun ke dataran yang lebih rendah hingga terkumpul di sungai. Air sungai akan mengalir deras menuju ke laut.

Jakarta berada di dekat laut. Sungai-sungai di Jakarta menerima aliran deras air sungai dari Puncak dan Bogor. Jika sungai di Jakarta cukup besar untuk menampung derasnya sungai, tentu tidak akan terjadi banjir.

Namun, sungaisungai di Jakarta banyak yang sudah sempit dan dangkal. Selain karena lumpur, sempit dan dangkalnya sungai di Jakarta juga akibat kebiasaan buruk warga yang membuang sampah ke sungai.

Selain itu, tanah terbuka untuk resapan hujan di Jakarta semakin sempit. Banyak lahan sudah berubah menjadi gedung dan disemen.

Ketika hujan, sedikit sekali air yang dapat diserap tanah. Sisa air hujan mengalir ke selokan dan berlanjut ke sungai.

Untuk menampung air hujan yang turun di Jakarta saja perlu sungai lebar dan dalam. Apalagi jika ditambah air hujan yang mengalir dari dataran tinggi, seperti Bogor dan Puncak.

Oleh karena itu, sungai tidak akan muat menampung semua air itu. Akibatnya, air meluap keluar dan membanjiri Jakarta.

Kunci Jawaban Halaman 148

Kamu telah membaca bacaan ”Mengapa Jakarta Setiap Tahun Banjir?”.

Carilah informasi penting pada bacaan tersebut. Kemudian, lengkapilah gambar peta pikiran berikut.

Kapan terjadi banjir?

Jawaban:

Setiap musim hujan.

Apa penyebab banjir?

Jawaban:

Pembangunan vila di Puncak dilakukan dengan menebang pohon-pohon di hutan-hutan.

Bagaimana terjadinya banjir?

Jawaban:

Ketika di Puncak turun hujan lebat, air hujan terus mengalir ke bawah karena tidak ada akar-akar pepohonan yang dapat menahan air hujan di dalam tanah.

Kunci Jawaban Halaman 150

Ayo Renungkan

1. Apa yang kamu pelajari hari ini?

Jawaban:

Hari ini saya belajar tentang kewajiban sebagai warga negara.

Saya juga belajar tentang bencana banjir di Jakarta.

2. Nilai apa saja yang dapat kamu ambil melalui pembelajaran hari ini?

Jawaban:

Memahami kewajiban sebagai warga negara.

3. Keterampilan apa saja dapat kamu kuasai melalui pembelajaran hari ini?

Jawaban:

Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara.

Menjaga lingkungan agar tidak terjadi banjir.

4. Apa yang akan kamu lakukan setelah melalui pembelajaran hari ini?

Jawaban:

Belajar lebih banyak lagi.

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id

Rekomendasi

KUNCI JAWABAN Tema 8 Kelas 3 Halaman 197 198 199 200 201 202 203

KUNCI JAWABAN Tema 8 Kelas 3 Halaman 188 189 190 191 192 193 194 195 196