Jelaskan Perbedaan otot lurik, otot polos dan otot jantung

Halo Sahabat TEKAPE.ID apa kabar? Pada kesempatan kali ini TEKAPE.ID akan membahas tentang Jelaskan Perbedaan otot lurik, otot polos dan otot jantung yuk kita simak soalnya berikut ini.

Jelaskan Perbedaan otot lurik, otot polos dan otot jantung

  • Otot Polos
  1. Bentuk sel : Gelendong, memanjang dan ujung runcing
  2. Jumlah inti sel : Satu
  3. Letak inti sel : Di tengah sel
  4. Cara kerja : Di luar kehendak (involunter)
  5. Kontraksi : Lambat, lama dan tidak cepat lelah
  6. Letak : Dinding penyusun organ-organ tubuh bagian dalam, misal saluran pernafasan,  saluran pencernaan, saluran reproduksi, dan peredaran darah.
  7. Diskus interkaralis : Tidak ada
  8. Garis melintang : Tidak ada
  • Otot Lurik
  1. Bentuk sel : Memanjang, silindris dan ujung tumpul (serabut).
  2. Jumlah inti sel : Banyak
  3. Letak inti sel : Di tepi sel
  4. Cara kerja : Di bawah kehendak (volunter)
  5. Kontraksi : Cepat dan mudah lelah
  6. Letak : Menempel pada tulang atau rangka
  7. Diskus interkaralis : Tidak ada
  8. Garis melintang : Ada
  • Otot Jantung
  1. Bentuk sel : Memanjang, silindris, serta serabut sel bercabang dan menyatu
  2. Jumlah inti sel : Banyak
  3. Letak inti sel : Di tengah sel
  4. Cara kerja : Di luar kehendak (involunter)
  5. Kontraksi : Kuat dan berirama
  6. Letak : Jantung
  7. Diskus interkaralis : Ada
  8. Garis melintang : Ada

Pembahasan

Otot sebagai alat gerak aktif sebab mampu menggerakkan tulang. Sel sel otot mempunyai kemampuan berkontraksi dan berelaksasi. Pada saat berkontraksi, otot mengalami pemendekan/pengerutan dan mengeras. Sementara otot akan mengendur dan kembali ke posisi dan ukuran semula pada saat berelaksasi. Kontraksi dan relaksasi pada otot menimbulkan suatu gerakan.

Sifat Kerja Otot

  • Sinergis

Otot sinergis adalah otot yang saling bekerja sama saat berkontraksi dan berelaksasi. Otot sinergis terdapat pada beberapa organ yaitu :

  1. Otot antar tulang rusuk yang bekerja sama ketika menarik nafas.
  2. Otot pronator yang mengakibatkan gerak pronasi (menelungkupkan telapak tangan), saat pengumpil dan hasta sejajar.
  3. Otot supinator yang mengakibatkan gerak supinasi (menelentangkan telapak tangan), saat tulang hasta dan pengumpil menyilang.
  • Antagonis

Otot antagonis adalah otot yang berlawanan, sehingga bila yang satu berkontraksi maka satu lagi berelaksasi. Terdapat pada otot bisep dan trisep. Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung tendon (hubungan antara tulang dan otot) dan terletak di lengan atas. Otot trisep adalah otot dengan tiga ujung tendon dan terletak di lengan belakang. Otot bisep dan trisep menimbulkan beberapa gerakan yaitu :

  1. Gerak fleksi (mengangkat lengan bawah), terjadi karena otot bisep berkontraksi, sedangkan otot trisep relaksasi.
  2. Gerak ekstensi (menurunkan lengan bawah), terjadi karena otot bisep berelaksasi, sedangkan otot trisep berkontraksi.

Gangguan dan Kelainan Pada Otot

  • Atrofi : Gangguan otot yang ditandai dengan mengecilnya ukuran otot karena tidak digunakan dalam jangka waktu lama.
  • Tetanus : Gangguan disebabkan bakteri Clostridium tetani yang membuat otot kejang, diawali dari rahang, dada dan menyebar ke otot lain.
  • Kaku leher : Gangguan yang ditandai meradangnya otot leher karena hentakan.
  • Kram : Gangguan otot karena aktivitas terus menerus, kekurangan cairan elektrolit, atau tidak melakukan pemanasan.
  • Hernia abdominal : Gangguan otot ditandai sobeknya dinding otot perut sehingga usus melorot ke bawah.
  • Polio : Gangguan lumpuh oleh virus polio yang menyerang saraf dan otot.

sumber: brainly.co.id

Tinggalkan komentar