in

Jokowi Sebut Penyelesaian Masalah Jiwasraya Butuh Waktu Lama

Tekape.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan proses penyelesaian masalah keuangan yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan memerlukan waktu panjang.

Pasalnya, masalah keuangan yang menimpa perusahaan asuransi tertua di Indonesia tersebut menyangkut soal korporasi dan hukum.

“ini perlu proses yang tidak sehari dua hari. Perlu proses yang agak panjang,” kata Jokowi, Kamis (2/1).

Dari sisi korporasi, persoalan Jiwasraya sedang ditangani oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sementara, Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang menangani dari sisi hukum.

“Sudah dicegah 10 orang agar dibuka semuanya (persoalannya). Sebetulnya masalahnya di mana. Ini mengangkut proses yang panjang,” jelas Jokowi.

Secara terpisah, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pihaknya siap bekerja sama dengan Kejagung untuk mengusut kasus di tubuh Jiwasraya. Ia tak mempersoalkan pemeriksaan yang dilakukan Kejagung terhadap sejumlah perusahaan manajer investasi beberapa waktu lalu.

“Nggak ada masalah. Itu silahkan proses hukum kami ikuti saja,” ucap Wimboh singkat.

Diketahui, Kejagung telah memanggil dua pihak dari perusahaan manajer investasi pada Senin (30/12) kemarin. Mereka adalah Direktur Utama PT Trimegah Stephanus Turangan dan Direktur PT Prospera Yosep Chandra.

Selain itu, Kejagung juga melakukan pemeriksaan kepada mantan Kepala Pusat Bancassurance PT Asuransi Jiwasraya Eldin Rizal Nasution. Sementara, mantan Direktur Utama Jiwasraya Asmawi Syam telah dipanggil lebih dulu pada pekan lalu.

Sebelumnya, Kejagung melakukan pencegahan dan penangkalan terhadap 10 orang terkait pengusutan kasus dugaan korupsi di balik defisit anggaran PT Asuransi Jiwasraya. Yakni, HR, DA, HP, NZ, DW, GL, ER, HD, BT, dan AS.

Halaman 1 2

Rekomendasi

Written by Devina Putri