Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 4 SD Halaman 7, 8, 9, 10, 11, 12

Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 4 SD Halaman 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, & 16 Subtema 1 Buku Tematik

Berikut Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 3 halaman 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, dan 16 Subtema 1 Pembelajaran 2:

Kunci Jawaban Halaman 7 – 8

Apa lagi manfaat tumbuhan di sekitar kita? Apa hak dan kewajiban kita?

Sebelumnya kamu sudah belajar tentang tanaman padi. Betapa banyak manfaat padi. Sebagian besar orang Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan utama. Begitu juga Beni. Beni makan nasi sebagai makanan pokoknya.

Ayo Berdiskusi
Setiap hari Beni, Adik, dan kedua orang tuanya selalu makan malam bersama. Di keluarga Beni semua orang diberi kesempatan untuk mengambil nasi sendiri. Ibu Beni selalu berpesan, ambil secukupnya.

Adik Beni, sering tidak menghabiskan nasinya. Alasannya karena ia sudah kenyang. Sering kali Ibu mengingatkannya. Namun, adik Beni belum juga mau menghabiskannya.

Berbeda dengan adiknya, Beni selalu menghabiskan makanannya. Dia selalu mengambil secukupnya.

Diskusikan dengan kelompokmu.

1. Apa yang dilakukan adik Beni terhadap makanannya? Jelaskan jawabanmu.

Jawab: 

Adik Beni selalu tidak menghabiskan nasi yang diambilnya ketika makan.

2. Apa yang dilakukan Beni terhadap makanannya? Jelaskan jawabanmu.

Jawab:

Beni selalu menghabiskan makanannya.

Dia selalu mengambil secukupnya ketika makan.

3. Manakah yang menurutmu telah bersikap bijak terhadap makanan? Beni atau adiknya? Jelaskan jawabanmu.

Jawab:

Sikap Beni lebih bijak.

Alasanya, Beni selalu mengambil nasi secukupnya dan menghabiskan.

Dia tidak membuang makanannya.

4. Ketika adik Beni membuang makanan, siapa saja yang dia rugikan? Jelaskan jawabanmu.

Jawab:

Ayah dan Ibu bisa dirugikan karena sudah berusaha menyediakan makanan.

Petani juga akan dirugikan, mereka susah payah menanam padi dan merubahnya menjadi beras.

5. Ketika adik Beni makan malam, apakah dia sudah mendapatkan haknya? Jelaskan jawabanmu.

Jawab:

Sudah, Adik Beni bisa mendapatkan makanan dan makan bersama keluarga.

6. Ketika adik Beni membuang makanannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibannya? Jelaskan jawabanmu.

Jawab:

Belum, kewajibannya menghabiskan makanan belum dilaksanakan.

7. Ketika Beni menghabiskan makanannya, apakah dia sudah melaksanakan kewajibannya? Jelaskan jawabanmu.

Jawab:

Sudah.

Ketika Beni menghabiskan makananya, dia telah melaksanakan kewajibannya.

Kunci Jawaban Halaman 9 – 10

Tanaman mempunyai banyak manfaat untuk manusia. Selain untuk makanan, tanaman juga menghasilkan oksigen. Kita berhak menikmati manfaat dari tanaman. Namun, kita juga wajib untuk bijak menggunakannya. Salah satu cara bijak dalam menikmati manfaat dari tanaman adalah dengan tidak membuang-buang makanan.

Bayangkan kalau semua orang seperti adik Beni, berapa banyak nasi yang terbuang sia-sia setiap hari? Berapa banyak sumber daya alam dan energi yang terbuang setiap hari?

Bagaimana dengan kamu? Sudahkah kamu memanfaatkan makananmu dengan baik?

Berpikirlah Sebelum Kamu Membuangnya.

Perhatikan gambar berikut. (gambar halaman 9)

Berdasarkan gambar di atas diskusikan.

Apa yang dilakukan orang pada gambar tersebut?

Jawab:

Gambar A: Menebang pohon
Gambar B: Menanam pohon
Gambar C: Merusak tanaman

Apakah tindakan tersebut baik? Mengapa?

Jawab:

Gambar A: Kurang baik karena dapat merusak lingkungan
Gambar B: Baik karena menjaga kelestarian tanaman
Gambar C: Tidak baik karena dapat merusak tanaman

Dampak bagi lingkungan

Jawab:

Gambar A: Hutan menjadi gundul
Gambar B: Lingkungan menjadi hijau
Gambar C: Banyak Tanaman rusak

Dampak bagi orang lain

Jawab:

Gambar A: Hutan yang gundul dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor
Gambar B: Orang lain dapat menikmati lingkungan yang asri dan udara menjadi segar
Gambar C: Orang lain tidak dapat menikmati keindahan tumbuhan karena lingkungan menjadi gersang.

Apakah perbuatan dalam gambar tersebut melanggar hak orang lain? Mengapa

Jawaban:

Gambar A: Ya, melanggar hak orang lain untuk mendapatkan lingkungan yang sehat
Gambar B: Tidak, menanam tanaman justru membantu orang lain.
Gambar C: Ya, merusak tanaman berarti melangar hak orang lain.

Apakah orang tersebut sudah melaksanakan kewajibannya? Mengapa?

Jawab:

Gambar A: Belum, seharusnya memanfaatkan hutan dengan bijak.
Gambar B: Sudah, menanam tanaman berarti menjaga kelestarian alam.
Gambar C: Belum, merusak tanaman tindakan yang tidak baik.

Apakah yang sebaiknya dilakukan?

Jawab:

Gambar A: Sebaiknya tidak menebang pohon sembarangan, perlu ada sanksi bagi penebang pohon liar.
Gambar B: Menanam tanaman dan engajak orang lain untuk menanam.
Gambar C: Tidak boleh merusak tanaman.

Bijak memanfaatkan tumbuhan berarti kita menghematnya, tidak membuang-buangnya, tidak mengambil secara berlebih dan tidak merusaknya. Ketika kita tidak memanfaatkan tumbuhan dengan baik berarti kita sudah mengambil hak orang lain untuk menikmati lingkungan yang nyaman.

Sekarang, lihatlah dirimu. Apakah kamu sudah memanfaatkan tumbuhan dengan bijak.

Jawab:

1. Pernyataan:

Contoh sikapmu yang sudah bijak terhadap tumbuhan.

Uraian:

Menyiram tanaman setiap hari.

2. Pernyataan:

Dampak dari sikapmu bagi lingkungan.

Uraian:

Tanaman dapat tumbuh sehingga lingkungan menjadi indah.

3. Pernyataan:

Contoh sikap yang belum bijak terhadap tumbuhan.

Uraian:

Merusak tanaman, malas menanam tumbuhan.

4. Pernyataan:

Dampak dari sikap yang belum bijak bagi lingkungan.

Uraian:

Tanaman menjadi mati dan jumlah tumbuhan berkurang.

5. Pernyataan:

Apa rencanamu untuk memperbaikinya.

Uraian:

Ikut membantu menanam tumbuhan dan menyiram tanaman setiap hari.

Dua anak mengerjakan tugas saat belajar di rumah selama pandemi virus corona (Covid-19), di salah satu permukiman di Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan konsep belajar di rumah selama pandemi virus corona atau Covid-19 tidak hanya fokus ke akademik, tapi harus memberikan pendidikan yang bermakna termasuk kecakapan hidup dan pemahaman mengenai pandemi Corvid-19.
Dua anak mengerjakan tugas saat belajar di rumah selama pandemi virus corona (Covid-19), di salah satu permukiman di Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan konsep belajar di rumah selama pandemi virus corona atau Covid-19 tidak hanya fokus ke akademik, tapi harus memberikan pendidikan yang bermakna termasuk kecakapan hidup dan pemahaman mengenai pandemi Corvid-19. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Kunci Jawaban Halaman 11

Tahukah kamu bahwa diperkirakan 1,3 miliar ton makanan hilang atau dibuang setiap tahunnya. Fakta tersebut berasal dari PBB.

Diperkirakan 1,3 miliar ton adalah bilangan taksiran. Sekarang, bagaimana cara menaksirkan bilangan desimal?

Untuk menaksirkan bilangan desimal kamu bisa membulatkannya.

Caranya hampir sama dengan kamu membulatkan bilangan bulat.

Diskusikan dengan temanmu, cara membulatkan bilangan desimal.

Jawab:

Contoh membulatkan bilangan desimal= 3,25 = 3,3

4,35 = 4,4 (Kalau bilangan 5 dan seterusnya bisa dibulatkan/taksirkan)

3,14 = 3,14 (Kalau bilangan di bawah 5 tidak bisa dibulatkan/taksirkan)

Kunci Jawaban Halaman 12 – 13

Misalkan bulatkan nilai 5,3

Lebih dekat ke manakah bilang 5,3? Ke 5,0 atau 6,0? Jelaskan.

Jawab:

Bilangan 5,3 lebih dekat ke 5,0 daripada ke 6,0.

Sehingga 5,3 dibulatkan menjadi 5,0.

Letakkan bilangan 5,23 ke garis bilangan berikut (lihat pada gambar)

Lebih dekat ke manakah bilang 5,23? Ke 5,20 atau 5,30? Jelaskan.

Jawab:

Bilangan 5,23 lebih dekat ke 5,20 daripada ke 5,30.

Jadi, 5,23 dibulatkan menjadi 5,20.

Bagaimana melakukan pembulatan desimal?

Jawab:

Jika pembulatan pecahan desimal sampai 1 tempat decimal.

Maka angka yang kita perhatikan adalah angka pada kedudukan perseratus

Jika angka pada kedudukan perseratus adalah angka 5 atau lebih maka pembulatan yang tepat yakni pembulatan ke atas.

Namun, bila angka selanjutnya adalah angka kurang dari 5, maka pembulatan yang tepat adalah pembulatan ke bawah.

Bagaimana melakukan pembulatan ke perseratus terdekat?

Jawab:

Apabila pembulatan ke satuan terdekat, perhatikan angka persepuluhnya.

Apabila angka persepuluhnya adalah angka 5 atau lebih maka pembulatan kesatuan terdekatnya menggunakan pembulatan naik.

Namun, jika angka persepuluhnya adalah angka kurang dari 5, maka pembulatannya adalah pembulatan turun.

Misalkan bilangan 2,456. Coba bulatkan ke seperseratus terdekat? Jelaskan alasanmu.

Jawab:

Bulatkan dengan 2 angka dibelakang koma atau yang terdekat, dari 2,456 menjadi 2,46.

Siti dan teman-temannya melakukan observasi untuk mengukur tinggi tanaman di sekitarnya. Berikut adalah data yang Siti temukan.

Jawab:

Jawaban halaman 13 Buku Tematik Kelas 4 Tema 3
Jawaban halaman 13 Buku Tematik Kelas 4 Tema 3

Temukan bilangan-bilangan desimal di sekitarmu. Lalu mintalah temanmu untuk membulatkannya.

Jawab:

Contoh, panjang tali 3,25 meter. Berapa panjang tali jika dibulatkan ke persepuluhan terdekat?

Panjang tali menjadi 3, 3 m.

Alasannya, karena angka dibelakang koma 0,25 lebih dekat ke 0,30.

Kunci Jawaban Halaman 14

Ayo kita membuat kesimpulan dengan menjawab pertanyaan berikut.

Bagaimana cara melakukkan pembulatan bilangan desimal ke bilangan bulat?

Jawab:

Jika bilangan desimal lebih dari lima maka bisa dibulat kan menjadi satu kalau dibawah 5 menjadi 0 contoh 0,5=1 dan 0,4=0.

Bagimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke persepuluh?

Jawab:

Perhatikan bilangan desimal yang menempati nilai tempat perseratus jika nilai perseratusnya 0-4 maka persepuluhannya tidak ditambah jika nilai perseratusnya 5-9 maka persepuluhnya ditambah 1 angka.

Bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal ke perseratus?

Jawab:

Caranya, mengubah desimal tersebut ke dalam bentuk pecahan biasa caranya dilihat dari berapa banyak angka dibelakang koma.

Contoh:

0,3=3/10×100=30% atau 30/100

Bagaimana cara melakukan pembulatan bilangan desimal?

Jawab:

Mengurangi cacah bilangan dibelakang koma ke bilangan terdekat.

Contoh:

Pembualatan dari bilangan 24,547

Jawab:

Satu tempat desimal (persepuluhan) menjadi 24,5.

Penjelasannya, angka disebelah kanan 5 adalah 4, kurang dari 5, maka bilangan disebelah kanan 5 dihapus (dibulatkan ke bawah).

Apa manfaat pembulatan bilangan desimal?

Jawab:

Manfaatnya, mempermudah dalam proses pengerjaan hitung bilangan pecahan desimal.

Bagaimana pembulatan membantumu memecahkan masalah?

Jawab:

Dengan pembulatan pecahan desimal ke terdekat.

Kunci Jawaban Halaman 15 

Ayo Berkreasi

Saatnya kamu berkreasi membuat kolase dari tumbuhan yang ada di sekitarmu.

Apa itu kolase? Kolase merupakan karya seni tempel pada permukaan gambar.

Amatilah kolase berikut.

Sekarang, diskusikan dengan kelompokmu bagaimana teknik membuat kolase.

Jawab:

– Siapkan bahan berupa daun-daun, batang tumbuhan, dan lem.

Misalnya, koran, majalah, kertas.

Media dan perangkat yang diperlukan, seperti pewarna, gunting hingga lem.

– Buat gambar yang kamu sukai (atau kamu bisa minta sketsa gambar kupu- kupu kepada gurumu).

– Aturlah daun-daun atau batang tumbuhan menutupi sketsa.

Sebelumnya, bisa merencanakan penempelan bahan kertas pada gambar yang dibuat.

– Perhatikan ukuran, perpaduan warna, dan bentuknya.

Beri warna pada bahan bekas.

Gunting bahan bekas

Oleskan lem dan Tempelkan daun atau batang tumbuhan kering pada kertas gambar.

Tempel dengan rapi sesuai kreativitasmu.

Ayo Renungkan

– Nilai-nilai apa yang sudah kamu pelajari hari ini?

Jawab:

Memanfaatkan apa yang sudah diberikan, misalnya makanan.

Ketika sudah diberikan makanan dan mengambil makanan, sebaiknya dihabiskan.

– Apakah kamu masih membuang-buang makananmu?

Jawab:

tidak

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 4 SD Halaman 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, & 16 Subtema 1 Buku Tematik, https://www.tribunnews.com/pendidikan/2020/09/11/kunci-jawaban-tema-3-kelas-4-sd-halaman-7-8-9-10-11-12-13-14-15-16-subtema-1-buku-tematik?page=all.
Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Sri Juliati

Tinggalkan komentar