in

Menkeu Bicara Soal Sanksi Tegas ASN yang Korupsi, Netizen: “Dikasih grasi aja bu”

Tekape.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tak rela jika ada anak buahnya yang korupsi sekadar dihukum pecat tanpa diberi hukuman pemberat lainnya. Sri Mulyani ingin hukumannya lebih berat.

“Bisa tidak, lebih keras dari dipecat karena tindakannya itu jelas menyakitkan hati kita semua,” ujar Sri Mulyani dalam peringatan Hari AntiKorupsi Sedunia (Hakordia) di Gedung Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/12).

Bahkan Sri Mulyani menyayangkan lambatnya tindak pemecatan terhadap anak buahnya yang melakukan tindak korupsi.

“Kita juga terhalang oleh PP (Peraturan Pemerintah) No. 53, yang membuat kita tak bisa langsung memecat. Untuk itu, saya biasanya langsung memerintah langsung aja pecat, saat itu juga, meski ada PP nya, kita upayakan cari cara lain aja,” katanya.

Pernyataan Sri Mulyani yang dimuat di haria Detikcom itu pun ramai mendapat tanggapan dari warga net (netizen).

Tida sedikit yang mendukung dan berharap ada sanksi lebih tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti korupsi.

Namun ada pula yang mengaitkannya dengan keputusan Presiden Joko Widodo saat memberi grasi kepada terpidana korupsi Annas Maamun.

Hal itu terlihat dari beberapa komentar netizen yang menyindir PNS yang korupsi sebaiknya diberi grasi.

Sumber: Facebook

Sumber: Detik.com

Rekomendasi

Written by Devina Putri