in

Pemerintah Seleksi 470 Kapal Nelayan untuk Dikirim Ke Natuna

Tekape.id – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan membenarkan soal 470 nelayan yang telah mendaftar untuk dikrim melaut di perairan Natuna Utara pasca kehadiran kapal Coast Guard China yang mengawal nelayan-nelayan mereka.

KKP akan melakukan seleksi ketat terhadap nelayan yang sudah mendaftar untuk memanfaatkan sumber daya laut di Natuna Utara.

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Miftah mengatakan, jumlah nelayan mendaftar ke Natuna ini melonjak. Semula hanya ada 120 nelayan yang mendaftar untuk melaut di sana. Seiring perkembangan, jumlah itu bertambah hingga empat kali lipat.

“Pada perjalanannya permintaan nelayan sekarang berkembang menjadi 470 unit,” kata Miftah melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/1).

Namun Miftah belum bisa memastikan kapan para nelayan yang telah mendaftar ini akan diberangkatkan.

Untuk saat ini, pihaknya masih melakukan penyeleksian terhadap semua nelayan yang telah mendaftar. Seleksi ini dilakukan untuk menentukan nelayan mana saja yang layak untuk berangkat ke kawasan perairan Natuna.

“Seharusnya bisa (diberangkatkan semua) ya. Karena ini kan range yang kita siapkan. Tapi tentu seleksi ketat tetap harus dilakukan,” kata Miftah.

Lebih lanjut Miftah juga menyebut, pihaknya telah memberikan alokasi ketersiadaan kapal di wilayah itu sebanyak 300 hingga 450 kapal. Kapal yang bisa diberangkatkan mulai dari ukuran 30 Gross Tone (GT).

“Itu juga untuk berbagai jenis alat tangkap, yah ukuran rata-rata 100 GT,” kata Miftah.

Sebelumnya Menko Polhukam Mahfud MD menyebut saat ini pemerintah akan memobilisasi 470 nelayan dan sejumlah kapal ikan menuju perairan Natuna Utara. Mahfud mengatakan para nelayan sengaja dikerahkan sebagai bukti bahwa Natuna Utara bukan wilayah China.

Halaman 1 2

Rekomendasi

Written by Devina Putri