in

Pemuda Ini Bayar ONH dari Hasil 10 Tahun Nabung Recehan di Botol Bekas

Tekape.id – Tekad Ahmad Syukron Ali menunaikan rukun Islam kelima, yakni ibadah haji, patut ditiru.

Pemuda berusia 20 ini mulai menapakkan kakinya untuk menuju Tanah Suci setelah mendaftar haji di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Grobogan.

Bagi Ali, memperoleh nomor antrean berangkat haji tak semudah membalikkan telapak tangan. Warga Dusun Nglejok, Desa Pelem, Kecamatan Gabus, Grobogan ini butuh waktu 10 tahun untuk mengumpulkan biaya pendaftaran. Itupun bukan menabung di bank, melainkan menyimpan uang recehan di botol bekas air mineral.

Ali pun diantar oleh ayah, ibu dan adiknya mendaftar ke kantor Kemenag Grobogan, Kamis (26/12/2019).

Ali menyampaikan keinginan mendaftar haji dan langsung disambut petugas Kemenag dengan ramah. Ali lantas menyodorkan enam botol bekas air mineral yang berisi uang receh miliknya.

“Per botol isinya Rp 1 juta. Enam botol, berarti Rp 6 juta. Uang itu untuk daftar haji,” kata Ali saat dihubungi wartawan.

Sekitar 3,5 jam petugas Kemenag menghitung uang receh tabungan Ali. Hasilnya, jumlah uang di dalam botol sama dengan hitungan Ali, yakni Rp 6 juta.

Total uang muka mendaftar haji Rp 25 juta. Ali pun telah menyiapkan kekurangannya dengan membawa uang kertas yang didapat dari hasil penjualan seekor sapi.

Sapi itu dibeli Ali sekitar tujuh bulan lalu dengan tabungannya sendiri seharga Rp 13,5 juta. Kemudian sepekan lalu, sapi itu dijual laku Rp 19,5 juta.

“Rp 25,5 juta setoran awal untuk dapat porsi (antrean berangkat haji),” ujar Ali.

Halaman 1 2 3

Rekomendasi

Written by Devina Putri