Ayo ke tekape..!

Pernikahan itu Yang Dicari Bukan Mahalnya, Tapi Berkahnya dan Terpenting Halalnya

Tidak masalah menyederhanakan pernikahanmu, entah karena alasan kamu kekurangan biaya untuk membuat pesta pernikahan atau karena alasan kamu tidak ingin mempersulit mempelai pria yang biasanya harus lebih banyak mngeluarkan biaya untuk pernikahan kalian.

Yang terpenting dalam sebuah pernikahan itu adalah hubungan kalian sah dalam agama dan hukum. Jangan persulit pernikahanmu sendiri karena keinginan inggin menggelar pesta yang meriah.

Muhammad Fadhil Isa dan Siti Norazlin Salim Kedua mempelai ini hanya menghabiskan sekitar Rp 2 juta untuk hari istimewanya tersebut. Uang Rp 300 ribu digunakan untuk mahar pernikahan, Rp 700 ribu untuk penghulu dan Rp 1 juta untuk makan bersama seluruh peserta yang hadir di rumah makan.
Fadhil mengaku memilih pesta pernikahan yang sederhana pada Oktober tahun lalu, bukan karena ia tak memiliki cukup uang, melainkan karena keduanya percaya bahwa keberkahan pengantin tidak terletak pada seberapa meriah pesta pernikahannya, sehingga keduanya memutuskan memanfaatkan uang simpanan sebagai bekal rumah tangga.

Menjadi halal atau sah adalah hal yang paling terpenting dan tujuan dari diadakannya sebuah pernikahan. Sementara resepsi atau acara lainnya tidaklah menjadi sesuatu yang penting.

Menikahlah jika memang sudah sama-sama siap, yang terpenting kamu sudah siap menafkahi setelah menikah dan saling membantu dalam mencari nafkah.

Jangan Jadikan Keterbatasan Biaya Sebagai Penghalang Pernikahanmu. Karena Kalian Tidak Pernah Tau Diluar Sana Banyak Orang Tak Bisa Menikah Karena Tak Direstui.

Kau tidak pernah tau di luar sana banyak pasangan yang tidka bisa menikah bukan karena keterbatasan biasa, tapi karena tak mendapat restu dari salah satu keluarganya. Padahal mereka siap dan sangat mau menikah ‘seadanya’ namun tetap tidak bisa menikah karena hubungannya tidak direstui. Karenanya jiaka sudah sama-sama mendapat restu dari kedua orang tua masing-masing menikahlah meski sederhana.

Menikah itu adalah ibadah karenanya jangan mempersulit sesuatu yang bernilah ibadah hanya demi kemewahan, atau karena takut gunjingan tetangga. Yang terpenting itu adalah apa kata Tuhanmu dan apa yang kamu dan pasangan kamu lakukan menjadi ibadah untukmu hingga kamu terselamatkan dari kemaksiatan.

Kesakralan sebuah pernikahan itu bukan ditentukan oleh seberapa mewah kamu menggelar pesta pernikahanmu.

Tapi niat tulusmu dan dilakukan dengan cara yang benar serta disaksikan oleh keluarga besarmu. Itu sudah lebih dari cukup dan sudah sangat membahagiakanmu bukan?

Benar Menikah Itu Hanya Sekali Tapi, Dari Pada Enggak Nikah Sama Orang Yang Kamu Cintai, Pilih Yanga Mana?

Menikah itu cuma sekali dalam seumur hidupmu, itu benar dan sangat menjadi harapanmu dan sebagian besar orang di dunia ini.

Jangan jadikan alasan sebab menikah hanya sekali seumur hidup lantas kamu ingin menggelar semewah-mewahnya, atau mewahlah, duduk di pelaminan, pakai gaun pengantin, foto-foto dan semacamnya?

Lalu bagaimana jika pasanganmu (orang yang kamu cintai) tidak kuat untuk mendanai semuanya? Masih mau maksa melakukannya dan nyuruh dia berjuang keras lagi sementara dia sudah ingin menikah? Jangan sampai dia menikahi orang lain hanya karena terlalu sulit untuk menikahimu.

Source: khadijahbindawood.com

Apa pendapatmu?