Ayo ke tekape..!

Rumah Guru Mengaji di Tolitoli ini Utuh di Antara Puing-puing 385 Rumah Yang Terbakar

Kebakaran besar, Minggu (2/2) pukul 22:30 Wita melanda Kabupaten Tolitoli,

Sebanyak 385 rumah warga di kelurahan Sidoarjo, kecamatan Baloan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, itu hangus terbakar.

Wilayah kebakaran itu adalah rumah padat penduduk, dipinggir laut yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan kecil.

Hampir seluruh rumah yang terbakar itu adalah runah panggung berdinding kayu.

Yang mengejutkan warga, ditengah-tengah puing-puing sisa kebakaran itu, masih terlihat berdiri utuh dua runah kayu yang berdekatan.

Rumah itu nyaris tidak dijilat api samasekali.

“Subhanalloh, Allohu Akbar, runah itu tidak terbakar, padahal berada ditengah-tengah runah-runah yang terbakar,” ucap Lusi warga yang menyaksikan runah itu, Senin (3/2).

Menurut keterangan warga setempat, rumah itu adalah runah milik imam sakaligus guru mengajii diwilayah itu.

Warga Tolitoli Wulandari Bantilan mengatakan, dirinya mengetahui informasi jika rumah tersebut adalah runah guru mengaji yang juga sebagai nelayan.

Tambah Wulandar, guru mengaji itu menurut cerita warga setempat memiliki kebiasaan setiap bulan ramadhan dan lebaran suka membagi-bagikan ikan hasil melaut kepada warga yang membutuhkan secara gratis.

BUTUH ULURAN TANGAN

Akibat kebakaran di Tolitoli saat ini sebanyak 1.500 jiwa mengungsi ditenda-tenda darurat.

Sebanyak 525 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan satu warga dinyatakan meninggal.

Pemda Tolitoli telah menetapkan 14 hari ke depan masa tanggap darurat.

Data yang diperoleh dari Lazismu Tolitoli, saat ini ada pengungsi ada di beberapa titik. Masing-masung di 2 tenda BNBP, tenda masyarakat dan masjid terdekat.

Para pengungsi membutuhkan makanan dan minuman, baju layak pakai, selimut, masker, wash san perlengkapan sekolah anak-anak.

Sumber: metrosulteng.com

Apa pendapatmu?