sebelumnya bagaimana cara anda merumuskan tujuan pembelajaran? apakah cara tersebut masih dapat digunakan?

Salah satu hal penting yang bisa menentukan kesuksesan dari kegiatan belajar mengajar adalah penetapan tujuan pembelajaran. Berikut adalah aspek yang diperhatikan dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang hingga saat ini masih bisa digunakan:

Audience: menjadikan siswa sebagai fokus utama dalam penentuan tujuan pembelajaran.
Behavior: melihat sikap dan juga reaksi siswa ketika diberikan suatu materi pelajaran.
Condition: melihat keadaan sebelum dan sesudah dari para siswa saat pemberian materi pelajaran. Melihat kondisi ini bisa kita lakukan dengan memberikan pertanyaan kepada siswa atau memberikan kegiatan kepada siswa sehingga materi kunci pelajaran bisa tersampaikan dengan efektif.
Degree: melihat tingkat kepahaman siswa sebelum dan juga setelah diberikan materi pelajaran. Kita bisa memberikan latihan atau kuis untuk melihat tingkat pengetahuan dari para siswa.
Pembahasan
Tujuan pembelajaran adalah rangkaian pengetahuan yang diharapkan bisa tersampaikan kepada para peserta didik setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh para guru ketika menyampaikan tujuan pembelajaran ini adalah reaksi dari para siswa ketika proses pemberian materi sedang berlangsung. Reaksi dari para murid ini menjadi kunci dari kesuksesan pemberian materi pelajaran karena para siswa yang terlihat bosan akan membuat para guru lebih sulit untuk menyampaikan materi pelajaran tersebut.

Merumuskan tujuan pembelajaran adalah langkah penting dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang efektif. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk merumuskan tujuan pembelajaran:

  1. Tentukan topik atau materi yang akan diajarkan: Pertama-tama, tentukan topik atau materi yang akan diajarkan kepada peserta didik. Pastikan topik atau materi tersebut relevan dengan kebutuhan dan minat peserta didik.
  2. Tentukan tujuan pembelajaran: Tentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai melalui pembelajaran topik atau materi tersebut. Tujuan pembelajaran harus spesifik, terukur, dan terarah.
  3. Buat kalimat tujuan pembelajaran: Buat kalimat tujuan pembelajaran yang menjelaskan apa yang ingin dicapai oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Pastikan kalimat tujuan pembelajaran tersebut spesifik, terukur, dan terarah.
  4. Tentukan kompetensi yang ingin dicapai: Tentukan kompetensi yang ingin dicapai oleh peserta didik melalui pembelajaran topik atau materi tersebut. Kompetensi merupakan kemampuan yang dicapai oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran.
  5. Buat daftar indikator kompetensi: Buat daftar indikator kompetensi yang menjelaskan bagaimana peserta didik dapat menunjukkan bahwa mereka telah mencapai kompetensi yang ditentukan. Indikator kompetensi harus spesifik, terukur, dan terarah.
  6. Uji kemampuan tujuan pembelajaran: Setelah tujuan pembelajaran dan indikator kompetensi ditetapkan, uji kemampuan tujuan pembelajaran tersebut dengan menanyakan kepada diri sendiri apakah tujuan pembelajaran tersebut dapat diukur dan apakah terdapat indikator yang tepat untuk mengukurnya. Pastikan bahwa tujuan pembelajaran tersebut dapat diukur dengan tepat dan valid.