in

Disebut ‘Dungu-Preman’, Politisi PDIP Polisikan Rocky Gerung dan Andi Arief

Tekape.id – Politikus PDIP Henry Yosodiningrat melaporkan Rocky Gerung dan politikus Demokrat Andi Arief ke Bareskrim Polri. Henry merasa dicemarkan nama baiknya.

“Benar ada dua LP dari pelapor Henry Yosodiningrat. Terlapor dalam LP 1 Andi Arief karena pernyataannya yang menyebut Henry preman,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (11/12/2019).

Sementara dalam laporan polisi terkait Rocky, Henry merasa dicemarkan nama baiknya karena disebut dungu di media sosial milik Rocky. Henry melaporkan Andi dan Rocky dengan Pasal 46 ayat 3 juncto pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Terlapor LP 2 Rocky Gerung, karena pernyataannya yang menyebut pelapor Henry dungu,” sambung Argo.

Laporan Henry tentang Rocky terdaftar di Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/1042/XII/2019/BARESKRIM. Sementara laporan tentang Andi Arief terdaftar dengan nomor LP/B/1043/XII/2019/BARESKRIM.

“Kedua laporan dibuat tanggal 11 Desember 2019,” ucap Argo.

Sementara itu kepada wartawan, Henry Yoso membagikan dua buah dokumen yang berisi materi laporannya ke Bareskrim Polri, baik terkait Rocky Gerung dan Andi Arief. Henry memperkarakan postingan Rocky di akun Instagram @rockygerungofficial_.

“Bahwa terlapor pada hari Senin, tanggal 9 Desember 2019 dalam aplikasi Instagram (media sosial) pada sekitar pukul 18.00 WIB telah memposting foto melalui akun Instagram @rockygerungofficial_ dengan pengikut sekitar 243K dengan caption yang pada utamanya menulis sebagai berikut: Yang nge-lapor dungu sih. Reposted from @tempodotco – Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri menolak laporan politikus Henry Yosodiningrat terhadap Rocky Gerung. Henry mengaku kecewa karena laporannya tersebut tidak diterima,” jelas Henry melalui dokumen yang dia bagikan kepada wartawan.

Sementara itu terkait laporan tentang Andi Arief, Henry mempermasalahkan cuitan Andi pada hari yang sama, pukul 09.53 WIB di akun Twitter @AndiArief_. Cuitan tersebut menyebut nama Henry sebagai preman.

“Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partai dan kekuasaan – -. Mayoritas PDIP otot. Faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa preman seperti Henriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung,” terang Henry.

Halaman 1 2

Rekomendasi