in

Ngaku Sebagai Nabi Terakhir dan Ganti Nabi Muhammad di Syahadat Jadi Namanya, Pria ini Ditangkap

Tekape.id – NS (59), seorang pria di Desa Kahakan, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), ditangkap polisi karena menyebarkan ajaran sesat.

NS yang sehari-hari berprofesi sebagai petani dilaporkan oleh warga karena kasus penistaan agama.

Dalam ajarannya, NS tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir. Ia justru mengakui dirinya sebagai nabi terakhir.

Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo mengakatan, NS mengklaim dirinya sebagai nabi terakhir setelah menerima Wahyu yang diyakininya dari Malaikat Jibril.

“Dia dilaporkan atas kasus penistaan agama. Dia mengaku sebagai nabi terakhir dan tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi,” ungkap Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, saat gelar kasus di Mapolres HST, Selasa (3/12/2019).

Sabana menyampaikan, selain tidak mengakui Nabi Muhammad, NS juga mengajarkan kepada pengikutnya cara melafalkan dua kalimat syahadat yang berbeda.

Dalam lafalan kalimat Syahadat, ia justru menambahkan namanya mengganti nama Nabi Muhammad.

NS sengaja ia mengganti nama Nabi Muhammad di kalimat Syahadat menggunakan namanya, karena ia menilai ajaran Nabi Muhammad sudah tidak berlaku.

Ini karena Nabi Muhammad sudah lama meninggal dunia.

“Jadi dia memasukkan namanya pada dua kalimat Syahadat yang biasa diucapkan seorang muslim, tidak ada lagi nama Nabi Muhammad,” jelas Sabana.

Halaman 1 2

Rekomendasi

Written by Devina Putri